Nusantara | Pustaka Budaya | Sumatra | Jawa | Bali & Lombok | Maluku | Kalimantan | Sulawesi | Papua | Register
 
Kamus Budaya
Direktori :
All | A | B | C | D | E | F | G | H | I | J |
K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z
 
Form Login
Username

Password



   Custom Filter     

  Seluruh Kata   Reset Filter

Last Artikel Popular
Kandidat Warisan Dunia Terdampar di Sawah
Jejak Harmoni Islam dan Hindu di Kampung Pulo
Kompleks Makam Raja yang Fenomenal
Kraton Jogjakarta dan Akulturasi Kebudayaan
Candi Borobudur
Kandidat Warisan Dunia Terdampar di Sawah
Jejak Harmoni Islam dan Hindu di Kampung Pulo
Kompleks Makam Raja yang Fenomenal
Kraton Jogjakarta dan Akulturasi Kebudayaan
Candi Borobudur

Kandidat Warisan Dunia Terdampar di Sawah
Karawang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Jangan heran jika area persawahan mendominasi luas Karawang yang dulu terkenal dengan goyang karawangnya. Tidak heran jika goyang karawang jarang ditemukan pada saat saya dan teman-teman mengarungi perjalanan ke pelosok di Karawang. Tradisi menari Jaipongan dengan suguhan goyang badan penarinya tersebut perlahan-lahan sudah jarang ditemui.

Jejak Harmoni Islam dan Hindu di Kampung Pulo
Salah satu obyek budaya yang disasar pada saat bulan puasa tahun ini adalah Candi Cangkuang dan Kampung Polu yang terletak di pulau kecil di tengah Situ Cangkuang yang berlokasi di Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Situ Cangkuang merupakan sasaran pertama kami dalam ekspedisi budaya di Priangan Timur. Setelah menempuh perjalanan sekitar 50 km ke arah selatan dari Bandung – atau sekitar dua jam setelah keluar dari Pintu Tol Cileunyi - kami sampai di lokasi. Tiket masuk ke wilayah situs Cangkuang adalah Rp 3000 untuk dewasa dan Rp 2000 untuk anak-anak. Kami pun menyewa rakit terbuat dari bambu untuk menuju ke sebuah kampung adat yang bernama Kampung Pulo.

Kompleks Makam Raja yang Fenomenal
Salah satu Kompleks Makam Raja-raja yang terkenal sangat fenomenal di wilayah Jogjakarta, tepatnya di daerah Imogiri.  Setelah memperoleh informasi yang cukup tentang kompleks makam di Imogiri beserta tata cara dan prosedurnya dari para abdi dalem di kraton, maka akhirnya pada hari Jum’at siang kami meluncur menuju selatan Jogjakarta. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 40 menit, akhirnya kami tiba di pintu gerbang makam. Di depan tampak ratusan anak tangga menjulang tinggi meningkatkan adrenalin dan menantang untuk didaki. Terbayang betapa banyaknya energi dan cucuran keringat yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh anak tangga tadi sampai ke puncak.


Poling
Obyek Budaya Apa yang paling anda sukai ?
Seni Lukis
Seni Tari
Seni patung



Iklan
Ikaln Gratis
ini merupakan space iklan silahkan hubungi admin jika anda berkeinginan untuk memasang ikaln
Link Pendukung
Universitas Gunadarma
Budaya Indonesia
Register | Pustaka Budaya | Behind The Scene
copyright@pustaka budaya - Universitas Gunadarma